Selama Desember, SUGBK Ditutup

Last updated on: Published by: gelorabungkarno-admin 0

Jakarta – Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Gelora Bung Karno (GBK) memutuskan untuk melakukan revonasi total rumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Langkah itu dilakukan, akibat kondisi rumput SUGBK rusak total setelah secara terus menerus dipakai untuk pertandingan.

Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha (Dir PPU) PPK GBK Mahfudin Nigara di Jakarta, Senin (5/12) mengatakan, proses renovasi rumput SUGBK, akan mulai dilakukan, Selasa (6/12). Menurutnya, renovasi itu akan dilakukan secara total, karena kondisi kerusakan rumput memang sudah sangat parah.

“Renovasi ini sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi. Kami memutuskan merenovasi total. Jadi sepanjang bulan Desember ini SUGBK praktis ditutup untuk semua pertandingan,” ujar Nigara.

Sebenarnya, lanjut Nigara, renovasi total itu dilakukan sebelum SEA Games 2011 lalu. Namun saat itu, pihak PPK GBK terbentur dengan jadwal baru pertandingan Pra Piala Dunia (PPD) yang disodorkan PSSI.

“Saat itu, terpaksa kami hanya merenovasi sebagian rumput lapangan saja. Tetapi upaya itu tidak maksimal, ditambah dengan jadwal ketat, mulai persiapan sampai pelaksanaan PPD dan SEA Games,” jelas Nigara.

Menurut Nigara, proses renovasi itu tidak jauh berbeda dengan renovasi sebelumnya. Namun kali ini seluruh rumput akan diganti. Kalau sebelumnya setiap penggalian per 70 meter, untuk kali ini penanaman rumput dilakukan per 10 X 3,3 m2.

“Sebenarnya proses renovasi itu direncanakan sudah selesai 19 Desember. Namun kami memberi waktu untuk proses pertumbuhan rumput selama tiga pekan, sehingga kami baru kembali membuka SUGBK pada 10 Januari mendatang,” tegasnya.

Dengan ditutupnya SUGBK, dipastikan laga lanjutan Persija Jakarta, baik Persija ISL maupun Persija IPL tidak bisa digelar di SUGBK sampai batas waktu pelaksanaan renovasi itu.

Selain rumput, PPK GBK juga masih berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait manajemen penonton. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang jatuh seperti pada final SEA Games 2011 lalu.

“Beberapa hari lalu saya berbicara dengan Menpora. Beliau mengatakan tengah menyiapkan Undang-undang (UU) single seater bagi penonton. Kami akan bergerak setelah adanya UU tersebut. Kami sebenarnya ingin 2013 karena program itu pasti mahal,” paparnya.

Kendati demikian, banyak sisi positifnya bila diberlakukan single seater. Menurut MN, panggilan karib Nigara, dengan adanya single seater ada tiga keuntungan yang bisa didapat yaitu jumlah penonton mudah dideteksi, jumlah penonton bisa dikurangi, dan faktor keamanan juga bisa lebih mudah.

Related posts

Добавить комментарий

Ваш адрес email не будет опубликован. Обязательные поля помечены *