Basri, Pastikan Kedatangan Maradona

Last updated on: Published by: gelorabungkarno-admin 0

Jakarta – Badan Sepakbola Rakyat Indonesia yang disingkat BASRI, telah memperoleh kepastian mengenai kedatangan Maradona, sang legenda sepakbola Dunia asal Argentina. Dengan membutuhkan dana 12 Milyar untuk mendatangkan sang legenda sepakbola, ke Indonesia dengan mengunjungi 4 kota di Indonessia dengan sederet acara yang sudah di persiapkan oleh Panitia lokal.

Basri adalah organisasi sepakbola yang menangani sepakbola amatir yang merupakan himpunan dari seluruh SSB di Indonesia, yang memiliki obsesi mengangkat kembali sepakbola dimata rakyat, dengan mengembalikan semangat sepakbola yang memiliki adagium, sepakbola dari rakyat untuk rakyat.

Basri sendiri yang diketuai oleh Edy Sofyan, memiliki angggota yang terdiri dari pemain2 sepakbola masa lalu, yang merupakan idola2 penggemar sepakbola di Zamannya,

Mereka berhimpun karena merasa prihatin atas keadaan sepakbola Indonesia, dan yang kemudian berinisiatip membentuk Badan yang independen yang menangani sepakbola amatir yang tersebar didesa desa diseluruh wilayah Indonesia, dengan menyelenggarakan Gala Desa seluruh Indonesia.

Keprihatinan mereka dengan terpuruknya prestasi sepakbola Indonesia terutama TimNas, yang mengalami kehancuran total, Basri berpandangan bahwa pembinaan sepakbola dikalangan amatir, masih merupakan wahana terbaik untuk memperoleh pemain pemain sepakbola, yang mampu berprestasi.

Sebagai contoh, telah ditunjukkan oleh TimNas Tahiti yang teridri dari pemain2 amatir yang mampu menembus perhelatan sepakbola dunia Piala Konfederasi seluruh dunia. Tampil sebagai salah satu peserta Piala Konfederasi adalah suatu prestasi yang luar biasa tinggi dan bergengsi.

Untuk itulah maka Basri melakukan gebrakan dengan mendatangkan Maradona, sebagai awal untuk menyadarkan semua pihak, bahwa kita belumlah habis dan masih ada Harapan untuk mencapai prestasi masa depan, walau hanya dengan pembinaan di kalangan amatir.

Setelah sempat diundur, kedatangan Legenda sepak bola dunia Diego Armando Maradona akhirnya jelas. Dia dipastikan mengunjungi empat kota dan mengisi kegiatan di Indonesia pada 29 Juni sampai 2 Juli mendatang.

Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (Basri). Memastian Maradona bakal mengikuti jadwal kegiatan yang sangat padat di 4 kota, yakni, Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar.

Edy Sofyan ketua Basri menjamin bahwa “Kegiatannya memang sangat padat. Tapi itu permintaan pihak Maradona yang memang ingin mendapat waktu banyak untukcoaching clinic bersama anak-anak,”

Edi Sofyan sekali lagi menegaskan, bahwa jadwal itu tidak akan berubah, karena telah dicapai kesepakatan dengan Maradona untuk datang ke Indonesia selama empat hari, dan tak akan terjadi perubahan jadwal karena ada didalam kotrak yang sudah ditandatangani pihak Maradona.

Diperkiraan biaya untuk mendatangkan Maradona, yang membawa Argentina menjadi Juara Dunia 1986 mencapai 1,2 juta dollar atau kira2 12 Milyar rupiah. Edy mengatakan, bahwa itu hanya invite fee, belum termasuk biaya teknis yang harus dipenuhi untuk memastikan dia datang kemari,

Pihak Maradona juga meminta untuk mendapatkan jaminan keamanan yang kelas satu. Untuk itu panitia bekerja sama dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk menyiapkan tim pengamanan.

Karena pengunduran waktu dari jadwal semula, sehingga membuat pembengkakan biaya, namun ada hikmahnya karena panitia daerah bisa memiliki waktu mempersiapkan penyambutannya.

Edy sofyan mengatakan, bahwa, “Panpel daerah di Medan, Surabaya, dan Makassar jadi lebih siap. Jadi semuanya semakin matang,”

Sebenarnya tidak hanya Diego Armando Maradona yang sanggup dan telah menyanggupi untuk datang ke Indonesia atas undangan Basri, Pele dan juga banyak pemain2 kelas dunia masa lalu telah menyatakan kesanggupan mereka.

Tinggal mengatur waktu dan jadwal yang tepat. Karena mereka dating juga tidak hanya kepentingan komersial saja, namun juga konsen terhadap perkembangan sepakbola Indonesia sekarang ini dan masa yang akan datang, yang mengalami prahara.

Basri membuka diri kemungkinan adanya kerjasama dengan PSSI, dalam menyelesaikan masalah sepakbola di Indonesia, dimana Basri merupakan kumpulan tokoh2 pemain sepakbola yang mempunyai karier mengagumkan dizamannya, tentu memiliki pengalaman yang luas dan menyeluruh terhadap sepakbola sebagai kegiatan olahraga.

Dari Basri mungkin kita boleh berharap terhadap kualitas dan metode pembinaan yang terarah dan baik, karena berkumpulnya pemain sepakbola yang hebat dan terbaik di Zamannya.

Related posts

Добавить комментарий

Ваш адрес email не будет опубликован. Обязательные поля помечены *