Asam Lemak Omega 6 — Apakah Baik atau Buruk?

Last updated on: Published by: gelorabungkarno-admin 0
Asam Lemak Omega 6 - Apakah Baik atau Buruk? Itu juga ditemukan

Tubuh manusia membutuhkan asam lemak Omega 6 untuk berbagai fungsi. Rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar tiga gram asam lemak ini per hari untuk kesehatan yang sehat. Meskipun tidak cukup untuk membuat siapa pun gemuk, ini membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko kanker tertentu. Berikut beberapa makanan yang mengandung Omega 6s beserta manfaatnya:

Kalori jus jeruk — Jus jeruk memiliki dua jenis polifenol di dalamnya — salah satunya disebut DHA, yang paling umum dalam anggur merah. Jus jeruk juga mengandung vitamin A dan potasium. Itu juga datang dalam berbagai varietas, dari jeruk darah hingga jeruk keprok dan jeruk pusar hingga Clementine.

Kalori minyak zaitun — Minyak zaitun adalah minyak yang diekstrak dari buah zaitun, yang telah direndam dalam air selama beberapa jam. Setelah itu, kulitnya dikupas dan diperas untuk menghasilkan minyak zaitun. Minyak zaitun adalah lemak goreng yang paling populer digunakan saat ini.

Asam Lemak Omega 6 - Apakah Baik atau Buruk? dan DHA yang

Kalori ikan dan udang — Meskipun banyak orang percaya bahwa ikan tinggi lemak, sebenarnya ikan adalah sumber lemak yang sehat. Jenis ikan yang mengandung lemak baik adalah salmon, tuna, sarden, trout, mackerel, herring, dan whitefish. Beberapa orang menganggap udang sebagai lemak yang tidak sehat, padahal ini sebenarnya sejenis ikan yang disebut krustasea.

Kalori alpukat — Alpukat juga merupakan salah satu bentuk buah paling sehat yang bisa Anda makan. Mereka adalah sumber protein alami, bersama dengan serat makanan. Mereka juga sangat rendah kalori.

Asam Lemak Omega 6 - Apakah Baik atau Buruk? yang paling umum dalam anggur

Kalori kenari — Kenari mengandung zat yang disebut "walnutsoil", yang kaya akan antioksidan. Bahan ini juga mengandung protein yang disebut asam linoleat.

Bayam, kangkung, sawi, kubis Brussel, lobak, dan sawi adalah beberapa jenis sayuran berdaun hijau lain yang mengandung asam linoleat Omega 6s dan DHA yang bermanfaat. Makanan lain juga mengandung DHA.

Anda juga bisa mendapatkan nutrisi tersebut dari ikan, kacang-kacangan, buah-buahan, telur, produk susu, biji-bijian, dan sayuran. Makanan lain mungkin hanya mengandung sedikit asam lemak Omega 6.

Alasan utama mengapa Anda harus memasukkan asam lemak Omega 6 dalam makanan Anda adalah karena mereka akan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh Anda. Kolesterol jahat dalam aliran darah Anda adalah penyebab utama penyakit kardiovaskular dan beberapa jenis kanker.

Omega 6 memang penting bagi kehidupan manusia, namun ada beberapa jenis asam lemak Omega 6 yang tidak baik untuk Anda. Misalnya, asam linoleat buruk bagi hati, sedangkan asam alfa-linolenat buruk bagi otak.

Omega 6 terdapat pada beberapa jenis makanan, seperti: biji rami, kedelai, kenari, salmon, tuna, dan minyak biji rami. Biji rami biasanya disebut sebagai "biji rami India". Sumber lain dari Omega jenis ini adalah salmon, kenari, biji rami, minyak biji rami, dan bubuk biji rami.

Jenis Omega yang baik disebut "Asam Linoleat". Ini juga dikenal sebagai Linolipid dan ditemukan di beberapa ikan. Itu juga ditemukan dalam mentega, telur, kenari, kedelai, dan minyak kenari.

Untuk informasi lebih lanjut tentang asam lemak Omega 6 jenis apa saja yang baik dan jenis apa yang buruk, anda juga dapat menemukan beberapa penelitiannya di internet. Jika Anda masih belum yakin, kunjungi dokter Anda untuk membicarakannya.

Ikan juga bisa mengandung semua jenis asam lemak ini. Oleh karena itu, meskipun Anda makan ikan, Anda tetap perlu mengonsumsi suplemen untuk mendapatkannya karena ikan mengandung jumlah yang jauh lebih kecil daripada sumber lain.

Jika Anda bertanya-tanya jenis ikan apa yang mengandung asam lemak Omega 6 terbaik, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter. Akan lebih baik untuk menanyakan jenis ikan mana yang memiliki asam lemak omega tertinggi dibandingkan dengan jenis ikan yang paling rendah.

Asam Lemak Omega 6 - Apakah Baik atau Buruk? satunya disebut DHA

Meski ikan sering dianggap sehat, tidak semua orang bisa memakannya karena kemungkinan memakan ikan yang terkontaminasi. Inilah alasan lain mengapa Anda perlu mengonsumsi suplemen.