Membuat Ekstrak Jamur Reishi itu Mudah

Last updated on: Published by: gelorabungkarno-admin 0

Lingzhi atau reishi adalah jamur polipori yang termasuk dalam famili Ganodermataceae, famili jamur yang banyak ditemukan pada akar dan kulit kayu, namun dapat juga ditemukan tumbuh pada permukaan lain seperti bagian bawah daun, buah dan sayuran. Lingzhi adalah jamur yang sangat beracun yang memiliki banyak potensi risiko kesehatan. Sangat jarang menemukan jamur reishi yang tumbuh di alam. Namun, jamur ini dapat ditanam di laboratorium dan digunakan dalam pembuatan ekstrak jamur reishi.

Jamur reishi mengandung campuran unik dari banyak asam amino, flavonoid, glikosida, vitamin, trace mineral dan asam amino. Beberapa nutrisi yang ditemukan dalam reishi termasuk asam ganoderic, asam l-glutamat, serin, treonin, leusin, isoleusin, glisin, isoleusin, valin dan isoleusin.

Seperti semua jamur, reishi harus memiliki lingkungan tempat tumbuh. Dalam banyak kasus, ini berarti ruang bawah tanah sebuah bangunan, tetapi juga terjadi di tanah di sekitar rumah.

Karena jamur reishi adalah jamur yang sangat beracun, mereka dapat berdampak sangat negatif pada orang yang mengkonsumsinya. Orang yang makan jamur reishi memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan depresi, serta peningkatan risiko kanker tertentu.

Jamur reishi juga dapat menyebabkan efek samping saat diisap. Asap bisa masuk ke paru-paru dan aliran darah orang yang menghirupnya bahkan bisa sampai ke otak dan mempengaruhi daya ingat dan fungsi kognitif.

Membuat Ekstrak Jamur Reishi itu Mudah ke otak dan mempengaruhi daya

Karena gejala yang terkait dengan makan jamur reishi sangat berbahaya, banyak orang mencari cara untuk membuat ekstrak jamur reishi sendiri. Mereka menggunakan ekstrak tersebut untuk membuat teh, kemudian mengkonsumsinya melalui teh atau sebagai suplemen. Namun, membuat ekstrak jamur reishi sendiri tidak disarankan karena dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Bahan alami bisa digunakan untuk membuat ekstrak jamur reishi. Ini termasuk jamur shiitake kering, yang populer sebagai camilan lezat. Meski jamur shiitake kering mengandung jamur di dalamnya, mereka tidak akan memiliki racun saat dimasak menjadi sup.

Jika Anda ingin membuat ekstrak jamur reishi sendiri, Anda perlu membeli jamur reishi. atau Ganoderma serta jamur lain yang dalam keadaan alami.

Jika Anda ingin mencoba membuat jamur reishi sendiri, waktu terbaik untuk membuatnya adalah di akhir musim semi, saat jamur sudah dalam kondisi segar. Ini adalah satu-satunya waktu dalam setahun jamur ini tersedia, dan harganya jauh lebih murah daripada jenis lainnya.

Membuat Ekstrak Jamur Reishi itu Mudah otak dan

Anda harus membeli jamur reishi dari sumber lokal, dan bukan supermarket. Lebih mudah menemukan jamur yang Anda butuhkan, terutama jika Anda berbelanja online.

Setelah Anda membuat jamur, Anda harus memanaskannya. Untuk ini, Anda bisa menggunakan kompor atau meletakkannya di dalam panci berisi air dan sedikit garam.

Tutupi jamur dan biarkan panas sampai jamur lunak. Jamur akan mulai melepaskan minyaknya ke dalam air.

Setelah jamur melunak, masukkan ke dalam saringan, tambahkan garam, lalu saring cairannya. Ini disebut kelp atau reishi kelp.

Membuat Ekstrak Jamur Reishi itu Mudah ke otak dan

Jamur reishi bisa dimakan mentah, tapi jauh lebih sehat untuk dimasak. Artinya, Anda harus merendam jamur semalaman dan kemudian membuang cairan perendaman sebelum menyiapkan jamur.

Cairan yang tertinggal kemudian bisa digunakan untuk mengukus jamur. Ini akan membunuh bakteri dan jamur pada jamur. Anda harus menutupi jamur dengan bungkus plastik selama beberapa jam pertama agar uap dapat melewatinya.

Setelah dikukus, Anda bisa memasak jamur reishi dengan jenis bumbu favorit Anda. Misalnya, Anda bisa mencoba menggunakan kecap atau saus tiram.